Showing posts with label Alkisah. Show all posts
Showing posts with label Alkisah. Show all posts

Tuesday, August 16, 2016

‎Hisablah dirimu sebelum Allah menghisabmu‬

Bismillah....
Wahai manusia...
Aku heran pada mereka yang yakin akan kematiannya, tapi bersuka ria.
Aku heran pada orang yang yakin akan pertanggung jawaban segala amal perbuatan di akhirat, tapi asyik mengumpulkan dan menumpuk harta.
Aku heran pada orang yang yakin akan kubur tapi ia tertawa terbahak-bahak.
Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat tetapi menjalani hidup dengan bersantai_santai.
Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia, tetapi ia menggandrunginya.
Aku heran pada orang intelektual, yang bodoh dalam soal moral.
Aku heran pada orang yang bersuci dengan air, sementara hatinya masih tetap KOTOR.
Aku heran pada orang yang sibuk mencari cacat dan aib orang lain, sementara ia tidak sadar sama sekali terhadap cacat yang ada pada dirinya.
Aku heran pada orang yang yakin bahwa ALLAH SWT senantiasa mengawasi segala perilakunya, tetapi ia tetap berbuat durjana
Aku heran pada orang yang sadar akan kematiannya, kemudian akan tinggal dalam kubur seorang diri, lalu
diminta pertanggung jawaban seluruh amal perbuatannya, tapi masih berharap belas kasih orang lain.
" Sungguh tiada Tuhan kecuali Allah SWT dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya"
‪#‎Wahai_Bani_Adam‬..!!
Hari demi hari usia kian berkurang, sementara engkau tidak menyadarinya.
Setiap hari IA datangkan rejeki kepadamu, sementara engkau tidak tidak pernah memuji-Nya.
Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah berlapang dada
Dengan pemberian yang banyak, engkau tidak juga pernah merasa kenyang.
Wahai Manusia..!!
Setiap hari IA mendatangkan rezeki untuk mu.
Sementara setiap malam Malaikat datang kepada-Nya dengan membawa catatan jelek mu engkau makan dengan lahap rezeki dari-Nya.
Namun engkau tidak segan-segan pula berbuat durjana kepada - Nya
IA kabulkan jika engka memohon kepada-Nya.
Kebaikan-Nya tak putus-putus mengalir kepada mu.
Namun sebaliknya, catatan kejelekan mu sampai kepada-Nya
tiada henti.
Dialah pelindung terbaik untuk mu.
Sedangkan engkau hamba terjelek bagi-Nya.
Kau raup segala apa yang IA berikan untuk mu.
IA tutupi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan
IA sungguh sangat malu terhadap mu, sementara engkau sedikitpun tak pernah merasa malu terhadap-Nya. engkau melupakan-Nya dan mengingat yang lain.
Kepada manusia engkau merasa takut, sedangkan kepada-Nya engkau merasa aman-aman saja.
Pada manusia engkau takut dimarahi, tetapi pada murka-Nya, engkau tak perduli.
‪‎Ya_Akhi_wa_ukhti‬ fillah, bersujudlah dan bertaubatlah kepada
Allah SWT serta menangislah...
Betapa banyak dosa yang telah kita diperbuat selama ini.
Lihatlah betapa banyak kelalaian yang telah kita lakukan selama ini.
Ya Allah..
Kami bukanlah hamba-Mu yang pantas memasuki surga Firdaus-Mu, tidak juga kami mampu akan siksa api neraka-Mu
Berilah hamba Mu ini ampunan dan hapuskanlah dosa-dosa kami, sesungguhnya hanya Engkaulah Sang Maha Pengampun, Sang Maha Agung
Ya Allah, dosa-dosa kami seperti butiran pasir di pantai, anugerahilah kami ampunan wahai Yang Maha Agung. umur kami berkurang setiap hari, sedangkan dosa-dosa kami
bertambah.
Ya Allah, hamba Mu yang penuh maksiat ini bersimpuh menghadap Mu.
Mengakui dosa-dosanya dan memohon kepada Mu, ampunilah.
Karena hanya Engkaulah Sang Pemilik Ampunan, bila Engkau campakan kami kepada siapa dan kemana kami berharap selain dariMu

Tuesday, August 9, 2016

Berlebihan Terhadap Orang Shalih






-Hal ini dibahas dalam pelajaran TAUHID, bagaimana setan memiliki trik yang “cukup pintar” agar manusia terjerumus dalam kesyirikan


-Setan memanfaatkan sikap berlebihan ini,
Yaitu terlalu berlebihan mengkultuskan, memuji berlebihan sampai taraf hak-hak ketuhanan

-Anda Tahu siapakah sebenarnya  berhala yang disembah Kafir Quraisy dahulunya? Ternyata mereka adalah orang-orang shalih dahulunya
misalnya Latta yang disebut dalam Al-Quran, Ia dahulunya adalah orang shalih yang sering membagikan roti bagi jamaah haji

-Begitu juga berhala pertama di muka bumi yang disembah oleh kaum nabi Nuh, mereka adalah orang-orang yang shalih
Allah berfirman,

ﻭَﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻟَﺎ ﺗَﺬَﺭُﻥَّ ﺁﻟِﻬَﺘَﻜُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺬَﺭُﻥَّ ﻭَﺩّﺍً ﻭَﻟَﺎ ﺳُﻮَﺍﻋﺎً ﻭَﻟَﺎ ﻳَﻐُﻮﺙَ ﻭَﻳَﻌُﻮﻕَ ﻭَﻧَﺴْﺮﺍً

” Dan mereka (kaum Nabi Nuh) berkata: “Janganlah sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Tuhan-tuhan kamu, dan janganlah sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, Suwa’, Yaghuts, Ya’uq maupun Nasr .” (QS Nuh: 23)

-Iya benar, Wadd, Suwa’, Yaghuts, Ya’uq maupun Nasr adalah orang shalih dahulunya yang kemudian disembah

-Kok bisa disembah? Ibnu Abbas ahli tafsir menceritakan, bagaimana terjadinya kesyirikan PERTAMA KALI di muka bumi:

1. Ketika orang shalih ini meninggal, kaumnya mersana kehilangan sekali
2. Akhirnya datang bisikan setan agar membuat gambar dan patung orang shalih tersebut, bukan untuk disembah tetapi untuk mengingatkan agar kembali semangat beribadah
3. Lalu datanglah generasi mereka selanjutnya, maka setan membisikkan bahwa patung ini memiliki keistimewaan semisal bisa memberikan berkah dll
4. Lalu datang generasi selanjutnya yang makin jauh dengan ilmu agama, akhirnya setan bisa mempengaruhi mereka dan patung-patung tadipun disembah sebagai berhala

-Ada contoh lain lagi, misalnya berlebihan terhadap Nabi, akhirnya ada juga nabi yang disembah, udah tahukan siapa
-Karena sifat ghuluw/berlebihan ini sudah diperingatkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda:
ﻻَ ﺗُﻄْﺮُﻭْﻧِﻲْ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﻃْﺮَﺕِ ﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ﻋِﻴْﺴَﻰ ﺑْﻦَ ﻣَﺮْﻳَﻢَ، ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺃَﻧَﺎ ﻋَﺒْﺪٌ، ﻓَﻘُﻮْﻟُﻮْﺍ ﻋَﺒْﺪَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ
”Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagaimana orang- orang Nasrani berlebih-lebihan dalam memuji Isa bin Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, maka katakanlah: Abdullah (hamba Allah) dan Rasulullah (Utusan Allah) .” (HR Bukhari dan Muslim)
-Jadi sikap kita pertenghan saja, kita hormati dan muliakan orang shalih sesuai kedudukannya dan jangan berlebihan, misalnya:
Ngalap berkah dengan baju ustadznya atau kiayinya
-Yuk kita semangat belajar TAUHID, mendakwahkannya, semoga dengan TAUHID kita bisa masuk surga tanpa hisab dan adzab

Sejarah Kesyirikan Pertama di Muka bumi dan di Jazirah Arab


– Syirik adalah dosa terbesar yang di mana setan sangat berusaha agar manusia syirik menyekutukan Allah, agar Islam dan agama mereka sia-sia sehingga menjadi teman setan di neraka selama-lamanya

-Sejarah adalah cermin yang baik agar seseorang tidak jatuh dalam lubang yang sama, karenanya bangsa yang baik adalah bangsa yang menghormati sejarah mereka

-Berikut sejarah kesyirikan di muka bumi dan sejarah pertama kalinya berhala disembah di depan ka’bah, padahal sebelumnya manusia bertauhid dan sebelumnya ka’bah adalah rumah suci tempat beribadah kepada Allah semata

-Awalnya, sejak Nabi adam sampai Nabi Nuh berjarak 10 generasi (ingat umur mereka dahulu bisa mencapai 900 tahun), selama ini mereka semuanya berada di atas tauhid dan tidak menyekutukan Allah sama sekali, sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu

-Kemudian dari Kaum Nabi Nuh ada orang-orang shalih yang rajin ibadah dan bermanfaat bagi masyarakat serta dicintai kaumnya

-Ketika orang-orang shalih ini meninggal, mereka sangat sedih dan merasa kehilangan sekali

-Di sinilah setan melihat celah, setan membisiki mereka agar membuat semacam patung untuk mengenang mereka dan saat itu mereka tidak menyembah patung tersebut, hanya sebagai pengingat kenangan dengan melihat patung mereka akan semangat lagi

-Kemudian datang generasi setelahnya, setan membisiki secara perlahan, bahwa patung tersebut keramat dan harus dihormati dan diperlakukan istimewa serta punya kekuatan tertentu

-Kemudian generasi berganti dan setan membisiki bahwa patung tersebut harus disembah, akhirnya patung-patung orang shalih tersebut disembah. Kisah dijelaskan pula oleh Ibnu Abbas

-Nama-nama orang shalih tersebut disebutkan dalam Al-Quran yaitu wadd, suwwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr.

-Lihat bagaiman setan memanfaatkan patung-patung sebagai jalan menuju kesyirikan, karenanya dalam Islam dilarang keras membuat patung dan gambar yang bisa menampakkan ciri makluk yaitu memiliki mata dan wajah. Pelakunya akan mendapatkan siksaan paling berat di hari kiamat, sebagaimana dalam hadits

-Lihat pula bagaimana setan memanfaatkan sikap ghuluw/berlebih-lebihan terhadap orang shalih. Karenanya Islam melarang keras hal ini, sebagaimana yang sudah kita bahas di tulisan sebelumnya

-Demikianlah sejarah syirik pertaa kali dan begitu juga pola terjadi kesyirikan setelahnya, karenanya Allah mengutus Nuh sebagi Rasul pertama (ingat Rasul dan Nabi berbeda) untuk memberantas kesyirikan di muka bumi

-Kemudia sejarah kesyirikan pertama kali di kabah dan jazirah Arab pun mirip, dengan perantara patung berhala

-Seorang yang bernama ‘Amr bin Luhay Al-Khuza’i berdagang ke Syam dan dia melihat penduduk Syam menyembah patung berhala

-Ia meminta patung berhala tersebut kepada penduduk Syam dan membawanya ke Mekkah dan ia beri nama Hubal, berhala Hubal di pasang di dekat Ka’bah dan disembah oleh penduduk Mekkah dan Arab

-Kemudian datang berhala-berhala lainnya, sama juga motifnya yaitu berasal dari orang shalih, seperti berhala Lata, Lata adalah orang shalih yang dulu sering memberi makan gratis kepada jamaah haji di Mekkah, kemudia dibuatkan patung dan disembah, sudah kami bahas di tulisan ini

-Nasib ‘Amr bin Luhay  Al-Khuza’i  sebagai pencetus kesyirikan Jazirah Arab sudah ditentukan yaitu di neraka sedang menarik ususnya yang terurai, sebagaimana dalam hadits

-Demikianlah sejarah kesyirikan perlu kita ketahui agar kita tidak terjatuh kembali dalam lubang yang sama oleh bisikan setan

-Semoga kita selalu bisa mempelajari TAUHID, mengamalkannya dan mendakwahkannya terus-menerus


[1] Ibnu Abbas berkata,

كان بين نوح وآدم عشرة قرون، كلهم على شريعة من الحق، فاختلفوا، فبعث الله النبيين مبشرين ومنذرين

”Antara Nuh dan Adam ada 10 generasi. Mereka semua berada di atas syariat yang benar. Kemudian mereka saling berselisih. Kemudian Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi gambar gembira dan kabar peringatan. (Tafsir At-Thabari 4/275, Mu’assasah Risalah, syamilah).

[2] Ibnu Abbas mengisahkan,

أَسْمَاءُ رِجَالٍ صَالِحِينَ مِنْ قَوْمِ نُوحٍ ، فَلَمَّا هَلَكُوا أَوْحَى الشَّيْطَانُ إِلَى قَوْمِهِمْ أَنِ انْصِبُوا إِلَى مَجَالِسِهِمُ الَّتِى كَانُوا يَجْلِسُونَ أَنْصَابًا ، وَسَمُّوهَا بِأَسْمَائِهِمْ فَفَعَلُوا فَلَمْ تُعْبَدْ حَتَّى إِذَا هَلَكَ أُولَئِكَ وَتَنَسَّخَ الْعِلْمُ عُبِدَتْ
Mereka adalah nama-nama orang soleh di kalangan kaumnya Nuh. Ketika mereka meninggal, setan membisikkan kaumnya untuk membuat prasasti di tempat-tempat peribadatan orang soleh itu. Dan memberi nama prasasti itu sesuai nama orang soleh tersebut. Merekapun melakukannya. Namun prasasti itu tidak disembah. Ketika generasi (pembuat prasasti) ini meninggal, dan pengetahuan tentang prasasti ini mulai kabur, akhirnya prasasti ini disembah. (HR. Bukhari 4920).

[3] Allah berfirman,

قَالَ نُوحٌ رَبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِي وَاتَّبَعُوا مَنْ لَمْ يَزِدْهُ مَالُهُ وَوَلَدُهُ إِلَّا خَسَارًا . وَمَكَرُوا مَكْرًا كُبَّارًا. وَقَالُوا لَا تَذَرُنَّ آَلِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا

Nuh berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka, (21) dan melakukan tipu-daya yang amat besar”. (22) Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan)wadd, dan jangan pula suwwa’, yaghuts, ya’uq dan nasr.” (QS. Nuh: 21 – 23).
[4] Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الَّذِينَ يُشَبِّهُونَ بِخَلْقِ اللَّهِ

“Sesungguhnya manusia yang paling berat siksaannya pada hari kiamat adalah mereka yang menyerupakan makhluk Allah.” (HR. Al-Bukhari no. 5954 dan Muslim no. 5525 dan ini adalah lafazhnya)

[5] Silahkan baca link berikut: klik disini